Jumat, 28 Oktober 2016

Sejarah kampung joring

 

Kampung joring adalah sebuah desa yang terletak di kelurahan Ujung gading, kecamatan Lembah Melintang, kabupaten Pasaman Barat,provinsi Sumatera Barat.asal kata kampung joring sendiri banyak para ahli sejarah dan para leluhur kami berbeda pendapat tentang penamaan kampung joring sendiri.
 Menurut oppung hasyim ,beliau  adalah orang ternama yang pertama ikut membuka kampung ini ketika dulunya masih hutan belantara ,sekaligus sebagai pemuka masyarakat(datuk).menurut beliau nama kampung joring berasal dari kata kampung yang berarti kumpulan individu dari satu sama lain yang memiliki latar belakang,ideologi,ras dan golongan yang berbeda . orang -orang itu dulunya banyak datang dari wilayah tapanuli selatan ,tapanuli utara ,padang bolak ,panyabungan ,panti dan lain sebagainya.kemudian mereka bembentuk suatu komunitas baru yang memiliki suatu tujuan tertentu.dan kata joring sendiri berasal dari bahasa Batak Mandailing,yang berarti adalah jengkol.sebab dahulu kala di tengah perkampungan ini ada sebuah mesjid yang di bangun bernama Al-muhajirin ,dan di samping mesjid tersebut ada sebuah pohon joring(jengkol) yang sangat besar dan banyak bermamfaat buat orang sekitar,selain di ambil buahnya orang orang juga jadikan pohon tersebut sebagai tempat berlindung dari panasnya terik mentari,sebab di bawah  pohon ini juga sekaligus jalan alternatif warga untuk melintas yang ingin pergi ke sawah dan ladang .ketika itu desa ini belum ada secara resmi di berikan nama.suatu ketika datanglah angin yang sangat kuat dan badai yang nenyebabkan pohon joring tersebut tumbang dan roboh. Dewasa pristiwa  itu masyarakat seolah-olah ada kehilangan sesuatu dan mereka bersedih .pohon yang selama ini dapat menaungi mereka dari panas dan hujan,pohon yang selama ini yang dapat di ambil buahnya walaupun kebanyakan orang tidak suka.tapi kali ini sudah tiada lagi .suatu ketika seiring mulai bertambahnya penduduk baik yang datang ke kempung ini ataupun sebaliknya,merka pun mengadakan musyawarah untuk memberikan penamaan kampung ini secara formal sebab banyak orang  yang bertanya ketika mereka melewati daerah ini.di sepakatilah desa ini di beri nama kampung joring ,sekaligus untuk mengobati kesedihan merka kehilangan pohon tersebut.katanya bukan berarti ide mereka vakum dan tidak sama sekali tidak ada usulan nama lain,tapi sebagai bentuk kehilangan sesuatu yang di anggap selama ini banyak memberi manfaat di jadikan sebagai kengan untuk tetap mengingat pohon tersebut . Atas latar belakang inilah para opung kami(kakek) menamakan kampung ini adalah kampung joring.sebab orang orang dulu untuk memberikan suatu nama ,tempat dan daerah tertentu itu tidak sembarangan juga dan harus di fikirkan matang demi kemaslahatan bersama ,"tutur oppungku".
Dewasa  itu ada juga pakar sejarah  yang mengatakan "oppung siregar" menurut beliau penamaan gelar kampung joring itu adalah ketika pembukaan lahan kampung ini dulunya banyak sekali pohon -pohon jengkol yang mereka temukan ,dan sangkin banyaknya mereka menemukan pohon joring yang mereka tebang masyarakat setempatpun menamkan kampung ini kampung joring.
Lain halnya lagi menurut puddin hasibuan ,menurut kakek ini nama kampung joring berasal dari karena kegemaran masyarakat setempat makan pinang dan jengkol .sebab trdisi kuliner itulah mereka menamakan desa ini kampung joring .

2 komentar:

  1. Pendapat pertama (hasyim) mia na sohor tarbege.

    BalasHapus
  2. Inda Ranah Gugung Terapung Pajolo Golar Kampung Joring On?

    BalasHapus